1. COVER
2.
PERNYATAAN ORIGINALITAS DAN PUBLIKASI
3.
LEMBAR PENGESAHAN
4.
ABSTRAK
6.
Daftar isi
8.
Daftar Tabel
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Sangat penting
Peranan Bahasa Indonesia di dalam dunia Pendidikan dan dunia sehari-hari kita.
Mengingat hal yang terjadi pada zaman sekarang banyak bagi mereka yang
seolah-olah ingin melupakan bahasa Indonesia bahasa persatuan ataupun gengsi
dan lain sebagai nya, karena kebanyakan bagi mereka lebih memilih bahasa
internasional yang sedang tren saat ini yaitu English Language (Bahasa
Inggris). Dan pula banyak dari mereka bagi mahasiswa yang belum mengetahui bagaimana
cara membuat makalah / karya ilmiah yang sebenarnya (yang sempurna).
Sehingga dari latar
belakang tersebut kami sebagai penulis untuk mendeskripsikan secara detail.
Tentang bagaimana cara merencanakan penulisan karya ilmiah yang di ajarkan
kepada mahasiswa STAIN Pamekasan pada khususnya. Mengingat salah satu kendala
yang dihadapi oleh mahasiswa pembuatan karya ilmiah sebagai salah satu syarat
penyelesaian
B.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang
di atas, dapatlah di tarik beberapa rumusan masalah yang menjadi focus penulis
dalam menganalisa yaitu sebagai berikut :
1.
Bagaimana merencanakan penulisan karya ilmiah
2.
Bagaimana cara merumuskan tujuan penulisan karya ilmiah
C.
Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dan
penyusunan makalah ini yaitu sebagai bahan dan referensi dan untuk mengetahui
bagaimana cara mengetahui dan merencanakan penulisan karya ilmiah.
D.
Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan ini
bisa mengetahui bagaimana caranya untuk bisa merencanakan dan membuat makalah
yang baik.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN PEMBAHASAN JUDUL
A.
Pengertian Bahasa
Sebelum membicarakan
materi pokok bahasa Indonesia. Perlu kita mengenal beberapa istilah yang biasa
di pergunakan untuk bahasa Indonesia yakni.
Bahasa
Resmi
Bahasa resmi adalah
bahasa yang telah di sahkan dengan undang-undang atau peraturan pemerintah
(resmi = rasmi, kamus umum bahasa Indonesia - Poewadarminta). Bahasa resmi
ialah bahasa yang telah disahkan dan dipakai dalam administrasi pemerintahan
dalam rapat-rapat disekolah-sekolah, dalam pertemuan-pertemuan resmi dan
lain-lain.
Bahasa
Negara
Bahasa Negara adalah
bahasa yang berfungsi mempersatukan semua suku bangsa yang ada di Indonesia.
Tanpa adanya satu bahasa yang dapat menghubungkan suku yang satu dengan suku
yang lain tak dapat dibayangkan bagaimana kita harus berhubungan di Indonesia
yang terdiri dari 13.677 Pulauu (berpnghuni. 6.004 Pulaui) dan terdiri dari
ratusan bangsa.
Bahasa
Persatuan
Bahasa kesatuan
adalah bahasa yang berfungsi mempersatukan semua suku bangsa yang ada di
Indonesia. Tanpa adanya satu bahasa yang dapat menghubungkan suku yang satu
dengan suku yang lain tak dapat dibayangkan bagaimana kita harus berhubungan di
Indonesia yang terdiri dari 13.677 pulau (berpenghuni 6.004 Pulau) dan terdiri
dari ratusan bangsa
Bahasa
Kesatuan
Bahasa kesatuan
adalah bahasa yang telah menjadi satu. Oleh karena itu negara itu negara kita
adalah negara kesatuan, maka dengan sendirinya kita menginginkan bahasa
Indonesia juga hendaknya menjadi bahasa kesatuan.
Bahasa
Nasional
Bahasa Nasional
dalai bahasa yang dipergunakan sebagai wahana untuk menyatakan aspirasi
kenasioanalan. Perkataan nasional dari kata "nation" artinya bangsa,
kemudian melahirkan nasionalisme, nasionalist, yang mengandung makna
"Perjuangan".
B.
Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
Untuk menghasilkan
sebuah karya ilmiah yang baik, seorang penulis harus merencanakan nya. Dengan
matang. Beberapa langkah yang harus dilalui meliputi:
·
Memilih topic
·
Merumuskan tujuan
penulisan
·
mengumpulkan bahan
·
menyusun kerangka.
Dengan langkah yang
sistematis itu, hasil tulisandari seorang penulis di harapkan tidak memiliki
cacat yang sekecil-kecilnya.
Pemilihan Topik
Memilih topic berarti
memilih apa yang akan menjadi pokok pembicaraan. Topic itu dapat diperoleh dari
berbagai sumber yakni : pengalaman, pengamatan, pendapat dan khayalan.
Topik-topik karya ilmiah banyak yang bersumber pada pengamatan, pengalaman dan
penalaran.
Istilah topic sering
dikacaukan dengan tema. Topic adalah medan atau lapangan masalah yang akan
digarap dalam karya tulis atau penelitian. Tema adalah pernyataan sentral atau
pernyataan inti tentang topik yang akan ditulis. Tema sifatnya masih hipotesis
yang masih hipotesis yang masih memerlukan pembinaan atau penolakan dengan cara
penelitian.
Dalam memilih topik
karya ilmiah, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
a.
Topik yang akan dipilih hendaknya menarik untuk dikaji. Sebuah topik akan
menarik apabila
1.
Merupakan masalah yang menyangkut persoalan bersama
2.
Merupakan jalan keluar dari suatu persoalan yang tengah dihadapi
3.
Mengandung konflik pendapat
4.
Masalah yang di kaji hendaknya dapat diselesaikan dalam waktu yang disediakan
b.
Topik jangan terlalu luas dan terlalu sempit
c.
Topik yang di pilih sesuai dengan minat dan kemampuan penulis
d.
Topik yang di kaji hendaknya ada manfaatnya untuk menambah ilmu pengetahuan
atau yang berkaitan dengan profesi.
Merumuskan Tujuan
Penulisan
Rumusan tujuan
Penulisan adalah suatu gambaran atau perencanaan menyeluruh yang akan
mengarahkan penulis dalam penulisan selanjutnya dengan menentukan tujuan
penulisan. Bahan-bahan apa yang diperlukan Organisasi karangan yang akan
diterapkan dan sudut pandang penulis yang dipilih.
Tujuan penulisan
dapat dinyatakan dengan dua cara. Jika tulisan yang di kembangkan merupakan
tema dari seluruh tulisan. Tujuan penulisan dapat di rumuskan dalam bentuk
tesis. Jika tulisan yang dikembangkan bukan merupakan dari seluruh tulisan,
maka tujuan penulisan dapat dirumuskan dalam bentuk pernyataan maksud keduanya
akan membimbing penulis dalam mengarahkan tulisannya.
Tesis adalah sebuah
kalimat yang merupakan kunci untuk seluruh tulisan. Sebuah tesis itu senada
dengan kalimat topik dalam suatu paragraph tesis umumnya berbentuk suatu
kalimat, baik kalimat tunggal atau kalimat majemuk bertingkat. Sebuah tesis
tidak berbentuk kalimat majemuk setera, karena dalam kalimat majemuk secara
berisi dua gagasan sentral. Fungsi tesis dalam sebuah karangan sama dengan
fungsi topik untuk paragraph pertama dalam karangan ilmiah.
Sebuah tesis
hendaknya memiliki sifat terbatas. Mengandung kesatuan dan ketepatan. Rumusan
tesis yang terlalu umum berimplikasi terhadap sebuah uraian yang berisi tentang
sesuatu tempat memberikan petunjuk tentang apa yang akan dibahas. Dan bagaimana
membahas nya.
Mengumpulkan Bahan
Bahan-bahan yang
diperoleh dari berbagai sumber sebaiknya di catat dalam kartu-kartu informsi.
Pengetahuan ini perlu di lakukan terutama dalam penulisan karya ilmiah yang
cukup besar. Seperti : Skripsi, tesis, disertasi atau buku. Pengetahuan
ini bertujuan untuk memudahkan penulis dalam melacak sumber informasiya.
Informasi yang
diperoleh dari bacaan dapat di tuliskan dalam berbarapa bentuk, yakni :
1.
Kutipan, Jika kita menyalin kata-kata dari buku tepat seperti aslinya.
2.
Prafase, jika kita mengungkapkan kembali maksud penulis dengan kata-kata sediri
3.
Rangkuman atau ringkasan. Jika kita menyaring yang kit abaca.
4.
Evaluasi atau ulasan, jika kita mengemukakan reaksi terhadap gagasan yang
dikemukakan penulis
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Perencanaan Penulisan
Karya Ilmiah adalah merencanakan dengan matang suatu topik yang
benar-benar dipilih oleh penulis.
Topik karya ilmiah
banyak bersumber dari hasil pengamatan. Pengalaman dan penjelasan. Untuk
mengambil topik harus yang menarik untuk dibahas, tidak terlalu luas dan
terlalu sempit sesuai dengan minat dan kemampuan penulis.
B.
SARAN
Dalam berkomonikasi
sehari-hari kita sebagai tuns-tunas bangsa di tuntut untuk menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Sesuai dengan EYD yang berlaku.
DAFTAR PUSTAKA
-
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah STAIN Pamekasan, Edisi Kedua, 2003
-
Pusat Pembinaan dan Pengembangan bahasa. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
yang di sempurnakan (Jakarta : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia 1993.
-
Drs. H. Aziz Djaja

Tidak ada komentar:
Posting Komentar